Jumat, 17 Januari 2014

Hobi Ngidol ? Perlukah ?


Seringkali, saya di sodori oleh pertanyaan yang sama, oleh berbagai teman, bahkan keluarga saya. Mungkin tidak hanya saya saja, tapi ribuan penggemar JKT48 pasti paling tidak mendapat pertanyaan seperti ini. "Kamu ngapain sih ngefans JKT48? Apa bagusnya JKT48?"

Kalau sudah ditanya seperti ini, saya biasanya hanya membalas dengan senyuman. Sekali saya ladeni, pasti si pemberi pertanyaan akan menyodori saya lagi dengan berbagai cabang macam pertanyaan seputar saya dan JKT48. Kalau sudah ngotot kepo banget, andalan saya adalah bertanya balik tentang kesukaan dia. "Saya tanya balik. Kenapa kamu suka sepakbola? Kenapa kamu ngefans dengan si A? Kenapa kamu suka banget muter bolak-balik lagu si B?"


Rasa suka terhadap sesuatu, tidak bisa di definisikan dengan kata-kata. Rasa itu muncul begitu saja. Bisa bertahan dalam jangka yang lama, bisa juga bertahan dalam jangka waktu yang sebentar. Faktor bosan, atau faktor-faktor lainnya, bisa jadi salah satu "rasa" suka terhadap sesuatu itu hanya bertahan sebentar.


Apa salahnya suka terhadap sesuatu? Pernahkah kalian coba membayangkan, betapa hampanya hidup ini apabila tidak ada rasa "suka"?


Setiap orang punya hobi, apalagi cowok. Cowok itu harus punya hobi. Entah hobi modif motor, main game, mendaki, memancing, futsal, basket, atau hobi-hobi lainnya. Kalau enggak, nanti jatuhnya ke hal yang salah; main perempuan, judi, mabuk-mabuk'an, narkoba, dan sebagainya.


Perlukah hobi ngidol?


Relatif. Sebagian orang mengklaim perlu. Sebagian lagi menyangkal tidak. Hobi ngidol itu wajar. Yang enggak wajar itu, kalau hobi tersebut sudah melampaui kemampuan diri sendiri.


Ambil contoh dari seorang teman saya. Dia seorang pendatang di Jakarta, kuliah sekaligus ngekost di Jakarta. Koleksi SWAG nya gila, semua SWAG yang berkaitan dengan oshinya dia punya lengkap. Saat ada voting SMS Revival Show Pajama Drive, dia keluar duit gila-gila'an. Bahkan, uang yang semestinya untuk dibayarkan sewa kost dan makan selama 1 bulan terpakai beli pulsa untuk vote SMS oshinya. Ya, berkat itu oshinya berhasil tampil di Revival Show Pajama Drive. Tapi, setelah itu dia luntang-luntung selama seminggu. Dia cerita kepada saya, ibu kost dia bolak-balik nagih uang kost. Bahkan untuk makan pun, dia sempat enggak makan 2 hari setelah uangnya habis untuk vote. Sudah uang habis untuk vote, enggak bisa nonton langsung saat Revival Show Pajama Drive, luntang-luntung kelaparan pula. Saya tau betul, terkadang untuk mencapai sesuatu yang diinginkan butuh pengorbanan, tapi kalau seperti ini?


" Ngidol itu kebutuhan Tersier, bukan kebutuhan Primer. "

Kalau kebutuhan Primer (pangan, sandang, papan) kalian sudah terpenuhi, silahkan penuhi hasrat kebutuhan Tersier. Apakah dengan Ngidol, kita bisa tetap bertahan hidup? Tidak. Makanan lah yang membuat kita bertahan hidup. Apakah dengan Ngidol, aurat kita bisa tertutupi? Tidak. Pakaian lah yang membuat aurat kita tertutupi. Apakah dengan Ngidol, tempat tinggal sehari-hari kita terpenuhi? Tidak. Rumah, kost, apartemen, dan semacamnya lah yang membuat kebutuhan untuk dijadikan tempat tinggal sehari-hari terpenuhi. Semisal kita tiba-tiba sakit, butuh uang untuk berobat, sedangkan uang tersebut habis tak tersisa untuk hobi kita?


So, Ngidol lah dengan sewajarnya. Sesuaikan dengan keadaan diri sendiri, jangan dipaksakan kalau memang tidak sanggup. Ngidol untuk hal yang positif, buang jauh-jauh hal yang negatif. Cari teman sebanyak-banyakan di fandom ini, jangan malah cari musuh. Jalin hubungan yang baik dengan fans Boyband, Girlband, atau penyanyi lain. Alangkah indahnya kalau kalau kita akur, saling menghormati, saling menghargai kesukaan masing-masing. Kalau dulu pernah ada konflik dengan fans GB BB lain, kubur dalam-dalam rasa benci. Bukankah hidup damai itu nyaman? Perbedaan itu wajar. Beda kesukaan, beda hobi, beda oshi, beda tempat tinggal, beda pendapat. Jangan lah dibuat perselisihan. Justru, perbedaan itu lah yang membuat berwarna. Prioritaskan pendidikan. Apa yang akan kalian dapat di masa depan, adalah apa yang kalian tanam sekarang. Siapkan fondasi masa depan kalian sebaik-baiknya. Jadikan oshimen itu sebagai motivasi; "Wah, oshi aja bisa sukses. KENAPA GUE ENGGAK! GUE HARUS BISA LEBIH SUKSES DARI OSHI GUE!" Dengan begitu, kalau udah sukses, cewek secantik member-member pun bakal klepek-klepek :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

:k1 :k2 :k3 :k4 :k5 :k6 :k7 :k8 :k9 :a1 :a2 :a3 :a4 :a5 :a6 :a7 :a8 :a9